Pages

Pasukan Bertambah, lagi-lagi anak TEKNIK (RTUI in action)

Cerita ini tentang kisah RTUI yang semakin dinamis dengan orang-orangnya yang juga semakin colorful...

Taukah anda tentang RTUI?
Relawan Teknik Universitas Indonesia (baca : RTUI) lahir dari keprihatin beberapa orang (yang dulunya) anak muda -- (ex) mahasiswa FTUI -- atas kondisi bencana alam yang menimpa Padang beberapa waktu silam. Keprihatinan ini tidak semata-mata karena darah Minang yang mengalir pada sebagian mereka yang turun, tapi karena kondisi kampus yang seolah acuh tak acuh melihat bencana ini. Yaa... ketika itu sedang berlangsung hajatan akbar yang bernama Pemira (Pemilihan Raya).


Cileungsi - JatiNegara - Kutoharjo - Tugu - Dukun

17 Januari 2010, setelah disepakati untuk menjadi tim pertama keberangkatan relawan ke Magelang... akhirnya saya tidak bisa berangkat... bengkaknya kaki mejadi alasan utama kejadian ini...
yowezzz, ga usa dibahas ae yo, rek :-) akhirnya, saya pun pergi ke kampus untuk briefing tim dan mengadvokasi bikun ke Rektorat dan berhubungan langsung dengan Mr. *rm*n :-)
nyatanya gagal mendapatkan bikun gratis untuk misi sosial.. ckckck... emang bencana bisa diatur dan disuru datang kapan gitu? haha... CT
=> dan briefing dihadiri oleh  Qie Yahya S'08, Yunika TI'08, Ade SR TK'08, Zahrah TS'08, Riyadi Afdol TI'09

18 Januari 2010, karena melihat kondisi Jakarta yang macet di jam kerja (baca : berangkat kerja & sekolah), saya merencanakan berangkat dari rumah pukul 04.30am. Namun, haha... (*aduh, kok kaku ya nulisnya?) Hujan pun mengguyur dengan derasnya... akhirnya pun, saya menunggu hingga lepas sholat subuh, murottal-an, nyari-nyari sepatu boot lagi, memasukkan pakaian kotor ke mesin cuci, dan banyak hal lainnya termasuk nonton tipi. haha.... jam dinding pun bergerak hingga pukul. 5.20am, mau ga mau walaupun gerimis, dengan CS1 kesayangan saya, bapak saya mengantarkan saya, awalnya minta antar ke Cibujang (Cibubur Junction.red) supaya langsung dapat taksi dan masuk tol. tapi ternyata, hujan pun tidak bersahabat, hingga bapak menurunkan saya di perempatan Cileungsi dan naik taksi. Ooooo..... kondisi jalan pun tak terduga. sebelum PC (Plasa Cibubur.red) MACET PARAH!!! hikkzzz...
kondisi memaksa saya bergerak cepat karena kereta akan berangkat dari stasiun Manggarai pukul. 07.13 waktu tiket :-D
singkat cerita, saya naik turun di Raffless Hills (perumahan elit di kawasan Cibubur.red) dan langsung berburu ojeg, sebelumnya di dalam taksi saya harus berdebat dengan supir taksi... hikkkzzz.. si supir taksi ga mau ngerti, tekkor deh! :-(
perjalanan dengan ojeg berlanjut hingga Cibujang dan diteruskan dengan taksi Expre** hingga ke stasiun JatiNegara. *loh? kan janjiannya di Manggarai, lantas tiket teman-teman yang lain bagaimana?
yaaa.... awalnya janjian di Manggarai pukul. 6 am. karena waktu yang semakin berlari menuju waktu keberangkatan kereta, saya pun memutuskan untuk naik dari stasiun JatiNegara dan meminta teman-teman lainnya nekat untuk naik kereta tanpa tiket (untuk sementara waktu).
yaa... tepat waktu... ketika saya sampai di stasiun JatiNegara, 5 menit kemudian Qie sms dan memberitahukan bahwa kereta datang di stasiun Manggarai. Alhamdulillah... saya sampai pada waktunyaa :-)

-to be continued

Asesmen Psikososial

Secara bahasa, asesmen berarti penilaian atau perkiraan. Upaya-upaya untuk memahami orang yang kita bantu secara psikososial dinamakan asesmen psikososial. Dengan kata lain, asesmen psikologis adalah segala upaya yang dilakukan dalam mencari tahu lebih lanjut tentang hal-hal yang berkaitan dengan masalah psikososial yang dihadapi oleh orang yang kita bantu beserta kebutuhan (need), sumber daya (resources) yang dimiliki untuk mengatasi masalahnya.